Balada Sepasang Kelinci

Pada suatu hari ketika mentari pagi bersinar cerah, ada sepasang kelinci yang sedang memadu kasih di bawah pohon rindang. Tetapi kemudian mereka terganggu akibat datangnya seorang pemburu yang kelaparan dan ingin menyantap daging kelinci bakar yang lezat tiada tara.
Mereka ketakutan dan lalu berlari sekencang-kencangnya meninggalkan sang pemburu yang sedang mengawasi mereka dibalik semak belukar, lalu dengan refleknya sang pemburu mulai menembak kelinci yang berlari itu namun tembakannya meleset dan terkena tupai yang sedang memanjat pohon kelapa. Betapa malang nasibnya, kekasih tupai betina yang tewas itu mendadak marah dan mulai menyerang sang pemburu dengan jurus kibasan ekor kalajengking ditambah dengan tendangan seribu kaki rayap.
Tak hanya diam, sang pemburu lalu membalas ulah iseng tupai itu dengan tembakan ke arah dadanya yang membuat tupai itu tewas seketika. Akhirnya, dengan sangat terpaksa dan dengan perut keroncongan lalu sang pemburu menyantap tupai itu saja dan melupakan sepasang kelinci yang sedang diburunya.
Dan sepasang kelinci itu bahagia selamanya setelah menyingkir jauh dari sang pemburu, dan menetap bahagia di ladang pak tani sambil menyantap wortel yang telah dicuri sebelumnya. Tetapi saat itu bukanlah saat yang tepat karena dua ekor anjing pak tani sudah siap menerkam, menerjang, menggigit dan memakan habis daging sepasang kelinci yang lezat tersebut. Begitulah, akhir kisah dari balada sepasang kelinci yang sedang memadu kasih.
TRAGIS !!
Taken from : Telinga Berdarah album
Labels: Kisah² yg memotivasi
posted by -• ¦ ¢ h à L •- @ 8/07/2010 12:36:00 AM,
4 Comments:
- At December 27, 2010 at 1:13 PM, Belly Surya Candra Orsa said...
-
Great Blog..!!!! Keep Blogging.... :)
- At January 30, 2011 at 12:33 PM, Admin JAVAICA said...
-
hhe kocag gan, maen2 donk k blog ane juga,, baru bikin maklum hhe :-)
- At July 21, 2011 at 2:40 PM, blackberry murah said...
-
wkwkwkwwk kocag gan.... bagi donk artikel lainnya.. dan ijin copas yakkk
- At July 21, 2011 at 2:43 PM, blackberry murah said...
-
manaataaaaaaaaaaapppppppppppp gannnnnnnnnnnnnn